SMA-ku

Kabar Pesantren

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label kabar SMA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabar SMA. Tampilkan semua postingan

Khidmat dan Penuh Haru, SMA Al-Azhar Lepas 38 Siswa Angkatan ke-36 dalam Prosesi Perpisahan Se-Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo Kota Banjar

Juni 18, 2026
•

 


Banjar, 18 Juni 2026 – Suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan Perpisahan dan Pelepasan Peserta Didik Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar Tahun Pelajaran 2025/2026 yang diselenggarakan pada tanggal 17–18 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi seluruh peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan di setiap jenjang, termasuk siswa SMA Al-Azhar yang secara resmi dilepas dalam prosesi pada Kamis (18/6).

Acara yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Banjar, H. Supriyana, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah XIII Jawa Barat, para pengawas pembina, unsur Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, komite sekolah, orang tua siswa, serta seluruh keluarga besar Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar.

Kehadiran para tamu undangan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan apresiasi atas kontribusi Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar dalam mencetak generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berakhlakul karimah.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Pembina Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar disampaikan oleh KH. Mu'in Abdurrohim, M.Pd.. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pelepasan peserta didik yang berlangsung dengan lancar dan penuh makna. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga generasi yang memiliki akhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur'an.

"Kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari perjalanan baru yang lebih luas. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama," pesannya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar, Dr. H. Supriana, M.Pd,. menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Miftahul Huda Al-Azhar yang selama ini konsisten menghadirkan pendidikan yang memadukan keunggulan akademik dengan pembinaan karakter dan keagamaan. Ia juga memberikan motivasi kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti belajar demi mewujudkan cita-cita yang diimpikan.

Pada tahun pelajaran 2025/2026, SMA Al-Azhar berhasil meluluskan 38 siswa Angkatan ke-36. Prosesi pelepasan berlangsung penuh haru ketika para siswa menerima penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan di SMA Al-Azhar. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya masa belajar di bangku sekolah menengah sekaligus awal langkah baru menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Salah satu capaian yang membanggakan pada tahun ini adalah keberhasilan program unggulan Takhosus Al-Qur'an. Dari 38 lulusan, 10 siswa berhasil mencapai hafalan Al-Qur'an hingga 23 juz. Prestasi ini menunjukkan keberhasilan SMA Al-Azhar dalam mengembangkan pendidikan berbasis Al-Qur'an yang tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter Islami dan kecintaan terhadap Al-Qur'an.

Selain prestasi di bidang tahfiz, sekolah juga memberikan penghargaan kepada dua siswa berprestasi terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka selama menempuh pendidikan. Penghargaan tersebut diberikan kepada perwakilan siswa terbaik dari kelas XII IPA dan kelas XII IPS, yang dinilai unggul baik dalam aspek akademik, kepribadian, maupun keaktifan dalam berbagai kegiatan sekolah.

Berbagai penampilan siswa turut memeriahkan acara, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan seni dan kreativitas siswa, persembahan lagu, hingga penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan lulusan. Suasana haru semakin terasa ketika para siswa menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua dan guru yang telah mendampingi perjalanan mereka selama tiga tahun terakhir.

Kepala Sekolah SMA Al-Azhar, Hj. Avivati Zahriyah, M.Ag., menyampaikan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan hasil kerja sama yang baik antara siswa, orang tua, guru, dan seluruh civitas sekolah.

"Alhamdulillah, tahun ini SMA Al-Azhar kembali meluluskan generasi terbaiknya. Kami sangat bersyukur karena selain mencapai kelulusan 100 persen, terdapat 10 siswa yang berhasil menghafal Al-Qur'an hingga 23 juz melalui program Takhosus Al-Qur'an, serta lahirnya siswa-siswa berprestasi yang menjadi kebanggaan sekolah. Semoga seluruh lulusan Angkatan ke-36 dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, menjaga nama baik almamater, dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Dengan berakhirnya prosesi pelepasan tersebut, SMA Al-Azhar secara resmi mengantarkan 38 lulusan Angkatan ke-36 menuju fase kehidupan berikutnya. Keluarga besar SMA Al-Azhar mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi bekal berharga dalam meraih masa depan yang gemilang, serta menjadikan mereka generasi yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, dan istiqamah dalam nilai-nilai Al-Qur'an.

Selamat dan sukses untuk Lulusan Angkatan ke-36 SMA Al-Azhar. Teruslah melangkah, mengukir prestasi, dan menjadi kebanggaan almamater, keluarga, serta masyarakat.


Penulis : Humas SMA Al-Azhar

Semarak Class Meeting SMA AL-AZHAR: Permainan Tradisional Lomba Gobag Sodor Pererat Kebersamaan Antar Siswa

Juni 13, 2026
•

 Banjar – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai kegiatan Class Meeting di SMA Al-Azhar melalui perlombaan permainan tradisional Gobag Sodor yang diikuti oleh siswa dari berbagai kelas. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menumbuhkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kerja sama antarsiswa.

Eratkan Kebersamaan, SMA Al-Azhar Kota Banjar Gelar Bakar Sate Massal Usai Penyembelihan Kurban

Mei 30, 2026
•

 Kota Banjar – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan terasa begitu kental di lingkungan SMA Al-Azhar Kota Banjar usai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat silaturahmi, sekolah menggelar kegiatan bakar sate massal yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Sabtu, 30 Mei 2026.

SMA Al-Azhar Terima Tim Verifikasi Sekolah Maung Jabar

Mei 14, 2026
•

 SMA Al-Azhar Kota Banjar melaksanakan kegiatan Verifikasi Penyangga Sekolah Maung Jawa Barat sebagai bentuk komitmen sekolah dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan berkarakter. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan sekolah dalam memperkuat nilai kedisiplinan, kebangsaan, serta pembentukan karakter peserta didik.

SMA Al-azhar Kota Banjar Gelar Diesnatalis

Agustus 25, 2025
•

 SMA Al-Azhar Kota Banjar menggelar kegiatan dies natalis dengan penuh semangat dan kemeriahan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan sekolah dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter. Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, siswa, alumni, serta tamu undangan lainnya. 

Rangkaian kegiatan dies natalis diawali dengan pembukaan resmi dan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan kreatif dari para siswa, mulai dari pentas seni, musik islami, tari tradisional, hingga pertunjukan modern yang berhasil memukau para hadirin. Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini juga menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas peserta didik.

Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan harapan agar momentum dies natalis dapat menjadi penguat semangat seluruh warga sekolah untuk terus berprestasi dan menjaga nilai-nilai kebersamaan. Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan partisipasi seluruh siswa yang telah menyukseskan acara tersebut.

Tidak hanya menampilkan hiburan, dies natalis tahun ini juga diisi dengan berbagai lomba edukatif dan kegiatan sosial yang bertujuan menumbuhkan solidaritas serta kepedulian antarsesama. Suasana penuh keakraban dan antusiasme tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan hingga acara penutupan.

Melalui peringatan dies natalis ini, SMA Al-Azhar Kota Banjar berharap dapat terus menjadi lembaga pendidikan yang unggul, religius, dan mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi serta berakhlak mulia.

Profil Singkat SMA Al Azhar

Juni 17, 2022
•
SMA Al Azhar, sebuah sekolah menengah atas dengan basis pesantren yang mengedepankan akhlak dan takhasus al Qur-an, siap mengkader generasi muda menjadi generasi qurani, berjiwa nasionalis dan berwawasan global. SMA Bisa!

Penerimaan Peserta Didik Baru PPDB SMA Al Azhar

Juni 17, 2022
•
Lulus SMP/MTs bingung mau lanjut sekolah dimana?
Pengen di SMA, tapi takut terbawa pergaulan yang tak tentu arahnya?

Mondok sambil sekolah di SMA Al Azhar solusinya!

Yups, SMA yang berada di lingkungan pondok pesantren ini tidak hanya membekalimu pengetahuan umum saja, justru pendidikan agama-lah yang jadi poin utama.

Apa saja sih keunggulannya?
- Takhossus Al Qur-an (tahsin & tahfidz)
- Pendidikan karakter (akhlaqul karimah)
- Pendalaman softskill (leadership, ilmu komunikasi, kecerdasan emosional / EQ)
- Penguasaan hardskill (desain grafis, broadcasting, fotografi, videografi)

keren kan??

tunggu apalagi? mari bergabung menjadi keluarga besar SMA Al Azhar!

cek disini ya:

SMA Al-Azhar dan SMAN 1 Banjar Borong Prestasi OSN, Optimis Juara Provinsi

Juni 17, 2022
•
OSN
sumber gambar: manaberita.com


SMA Al-Azhar Citangkolo dan SMAN 1 Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, berhasil memborong prestasi pada lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Kota Banjar tahun 2022. 

Kedua sekolah itupun optimis meraih prestasi terbaik pada OSN tingkat Provinsi Jawa Barat.

Dilansir dari laman Harapan Rakyat Online (16/06/2022), Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Azhar Hj Avivaty Zahriyah mengatakan, untuk SMA Al-Azhar ada 3 siswa yang meraih nilai terbaik dalam Olimpiade tahun ini, yaitu bidang astronomi, fisika dan biologi.

Adapun siswa yang meraih nilai terbaik tersebut yaitu Maratul Mukaromah juara 1 bidang Biologi, Syahrul Fadillah bidang fisika dan Aini Nurun Nazhifah bidang Astronomi.

“Tentunya ini prestasi yang membanggakan bagi kami. Tiga siswa meraih nilai terbaik dan akan maju pada OSN di tingkat provinsi,” katanya.

Ia mengaku bangga atas raihan prestasi siswanya itu. Hal itu, karena menurutnya lembaga sekolah maupun siswa memiliki kompetensi dan mampu bersaing dengan sekolah-sekolah lain di Kota Banjar.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan kepada siswa agar terus semangat belajar, menyiapkan diri untuk mengukir prestasi yang lebih tinggi pada OSN di tingkat provinsi.

“Kami mendukung penuh agar nantinya mereka meraih prestasi juara terbaik di tingkat provinsi dan bisa berlanjut hingga tingkat nasional,” ucapnya.

Kota Banjar Siap Raih Prestasi di Provinsi

Kepala SMAN 1 Banjar Barnas mengatakan, terdapat 6 orang siswa dari SMAN 1 Banjar yang meraih prestasi terbaik di ajang OSN tahun 2022 tingkat Kota Banjar dan berhak melaju ke tingkat provinsi.

“Penilaian berdasarkan passing grade (ambang batas nilai tertinggi). Informasinya untuk pelaksanaan OSN tingkat provinsi bulan Juli mendatang,” katanya kepada HR (Harapan Rakyat) Online, Kamis (16/6/2022).

Jumlah peserta yang mengikuti Olimpiade Sains Nasional tahun 2022 tingkat Kota Banjar itu, kata Barnas, sebanyak 180 orang dengan bidang sains yang dilombakan sebanyak 9 mata pelajaran.

“Untuk SMAN 1 Banjar ada 6 siswa yang akan melaju ke tingkat provinsi. Keenam siswa itu perwakilan dari siswa kelas 10 dan kelas 11,” katanya.

“Semoga prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi yang lain agar lebih giat lagi dalam belajar serta memacu prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi,” imbuhnya.

diolah dari harapanrakyat.com

Penerimaan Peserta Didik Baru SMA Al-Azhar Tahun Ajaran 2021-2022

Mei 28, 2021
•

 

Telah dibuka pendaftaran peserta didik baru, SMA Al-Azhar Tahun Ajaran 2021-2022
ada dua jurusan yang di ampu yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Adapun ekstrakurikuler yang ada di SMA
1. Pramuka
2. Osis
3. IPNU/IPPNU
4. Paskibra
5. PMR
6. Desain Grafis/Edit Video
Untuk Informasi lebih lanjut bisa Hubungi contac person di atas..
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2020-2021 SMAS Al-Azhar Kota Banjar

Maret 10, 2020
•
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Telah dibuka pendaftaran peserta didik baru, SMA Al-Azhar Tahun Ajaran 2020-2021
ada dua jurusan yang di ampu yaitu: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
Adapun ekstrakurikuler yang ada di SMA
1. Pramuka
2. Osis
3. IPNU/IPPNU
4. Paskibra
5. PMR
6. Desain Grafis/Edit Video
Untuk Informasi lebih lanjut bisa Hubungi contac person di atas...
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Peringati Maulid Nabi, YRBK Banjar Dorong Para Siswa Tingkatkan Budaya Literasi

Agustus 26, 2018
•
Yayasan Ruang Baca Komunitas (YRBK) Kota Banjar, terus melakukan lawatannya di berbagai kesempatan dan sekolah, guna mendorong para siswa meningkatkan budaya literasi di Kota Banjar.
Untuk mendiskusikan soal literasi tak hanya memanfaatkan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) saja, namun di Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) juga digunakan YRBK untuk hal yang sama.
Seperti pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di SMA Al Azhar, Selasa (12/12/2017) lalu, YRBK bersama puluhan siswa dan siswi mengajak untuk meneladani akhlaq nabi seperti yang tertuang dalam Kitab Al Barzanji.

Pendiri YRBK, Sofian Munawar, mengatakan, bahwa pentingnya budaya literasi tidak bisa lepas dari sejarah Islam maupun dunia pesantren. Seperti halnya Kitab Al Barzanji, karena menurutnya kitab tersebut merupakan suatu karya monumental berusia ratusan tahun, yang bisa dinikmati oleh umat Islam, baik dari sisi sastranya maupun kontekstualnya.

“Ini berkat literasi yang dimiliki sang penulis kitab tersebut, yakni Syekh Ja`far bin Husain bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji, pada zaman Sultan Salahuddin Al-Ayyubi yang memerintah dari tahun 1174-1193 Masehi dan pusat pemerintahannya di Mesir,” terangnya.

Meski banyak pandangan terkait karya sastra tersebut, Sofian menyebutkan tidak menjadi persoalan bagi umat Islam saat ini, khususnya bagi siswa maupun santri. Terpenting adalah bagaimana menumbuhkan budaya literasi agar bisa dinikmati oleh semua orang dari masa ke masa.

“Jadi, sebagai siswa ataupun santri saat ini jangan sampai hanya sebatas sebagai penikmat saja, akan tetapi harus memiliki tekad kuat seperti yang dilakukan para ulama terdahulu,” tandas Sofian.

Selain dari tokoh Syekh Syekh Ja`far Al Barzanji, Sofian juga mengingatkan kepada para pelajar untuk meneladani Rosululloh SAW dari berbagai kehidupannya, baik ucapan, pernyataan maupun akhlaknya. Seperti wahyu yang turun kepada Rosul dalam Surat Al ‘Alaq merupakan bagian dari bukti atau landasan betapa pentingnya budaya literasi.

Meski sudah jelas dan tidak bisa diragukan lagi wahyu pertama yang turun ke Rosul, lanjut Sofian, di negara Indonesia yang mayorita muslim dan terbesar di dunia ini justru menempati posisi terendah kedua dari 63 negara dalam bidang literasi.

“Nah, ini sangat kontras sekali dengan apa yang dianjurkan oleh agama kita. Maka dari itu, sebagai muslim, kita juga harus meningkatkan budaya literasi dengan niat ibadah yang ikhlas. Mudah-mudahan dengan ini semangat kita terus bergelora meningkatkan literasi di Kota Banjar,” pungkasnya.

Sementara itu, Hj. Avivati Zahriyyah, mewakili Kepala Sekolah SMA Al Azhar, KH. Munawir Abdurrohim, mengatakan, keberadaan santri di indonesia tidak bisa dilepaskan dari sejarah, baik secara kontibusinya maupun keberadaannya. Sebab, di Indonesia yang menjadi pemeluk agama islam terbesar di dunia saat ini juga menjadi panutan bangsa-bangsa lain.

“Dengan posisi bangsa kita saat ini, maka hendaknya para siswa maupun santri untuk terus bisa meninmgkatkan kualitas belajarnya dan bisa memberikan manfaat kepada orang banyak, termasuk kepada negeri,” katanya.

Dengan semangat literasi, lanjut Hj. Vivi, terutama para siswanya yang tengah menghafalkan Al Qur’an, untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi serta berkiprah untuk negeri dengan berbagai prestasi.

“Mudah-mudahan para siswa siswi SMA Al Azhar terus belajar dengan giat dan bisa menunjukkan kepada dunia bahwa kita juga bisa berprestasi dari bidang apapun, termasuk menghafalkan Al Qur’an,” pungkasnya. (Muhafid/Koran HR)

sumber: Harapan Rakyat

244.000 Siswa Lulus PPDB Jawa Barat 2018

Agustus 26, 2018
•
Dari 157.000 pendaftar, sebanyak 123.000 lulusan SMP dinyatakan diterima di SMA dan SMK negeri dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jawa Barat 2018 melalui jalur Nilai Hasil Ujian Nasional ( NHUN).  Sebelumnya di jalur Non NHUN, sebanyak 121.000 siswa yang diterima. "Dengan demikian total siswa yang diterima untuk PPDB Jawa Barat 2018 sebanyak 244.000 orang," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Ahmad Hadadi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/7/2018). Hadadi menjelaskan, pengumuman jalur NHUN dilakukan lebih pagi dari pengumuman jalur Non NHUN. Hal itu disebabkan, dalam seleksi jalur NHUN tidak ada proses verifikasi seperti pada jalur Non NHUN.  “Untuk jalur NHUN, setelah data diinput langsung diseleksi. Sedangkan untuk jalur Non NHUN, ada proses verifikasi dan uji kompetensi,” kata Hadadi. Baca juga: Fraksi PKB DPRD Jabar: Pelaksanaan PPDB Harus Dievaluasi Total Pengumuman nama-nama siswa yang diterima pada PPDB jalur NHUN dilaksanakan pada 12 Juli 2018 melalui pengumuman di sekolah dan melalui laman resmi ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Pengumuman secara serentak dapat dilihat mulai pukul 10.00 WIB. “Pengumuman juga lebih pagi dari sebelumnya, baik di sekolah maupun di laman resmi,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Panitia PPDB Jabar 2018, Firman Adam mengatakan, siswa yang diterima dapat melakukan daftar ulang pada tanggal 13 dan 14 Juli atau setelah pengumuman dikeluarkan. Baca juga: Ridwan Kamil Bakal Telusuri Penggunaan SKTM Palsu dalam PPDB Ia juga menyebut, untuk jalur NHUN juga diterapkan zonasi sebagai salah satu komponen skor. Pertimbangan pemilihan sekolah yang paling dekat dengan rumah tinggal karena seleksi penerimaan untuk SMA pada jalur NHUN tetap memperhitungkan jarak antara sekolah dan rumah tinggal.  "Pembobotan skor terdiri dari 70 persen nilai Ujian Nasional (UN) dan 30 persen jarak rumah tinggal dengan sekolah tujuan. Sedangkan untuk jenjang SMK tidak mempertimbangkan jarak, tetapi dengan memilih kompetensi keahlian yang diminati," jelasnya.

sumber: kompas

PPDB SMA/SMK Tahun AJaran 2018/2019 Dimulai 4 Juni

Agustus 26, 2018
•
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2018/2019 akan dimulai. Jadwal pendaftaran PPDB untuk Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), Penghargaan Maslahat Guru (PMG) dan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)/ Disabilitas, Warga Penduduk Setempat (WPS), dan Prestasi dilaksanakan 4 hingga 8 Juni 2018. Sedangkan untuk pendaftaran jalur Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dilaksanakan pada 5 hingga  10 Juli 2018. 

PPDB sendiri merupakan layanan pendidikan yang bertujuan memenuhi hak-hak dasar warga negara untuk memperoleh  pendidikan yang bermutu dan berkeadilan dengan menerapkan asas objektif, akuntabel, transparan , dan tanpa diskriminasi sehingga mendorong peningkatan akses  layanan pendidikan di Jawa Barat.

Menurut rilis yang diterima "PR" pada Selasa 22 Mei 2018, pendaftaran penerimaan peserta didik baru dapat dilakukan secara individu oleh orang tua calon peserta didik atau kolektif oleh satuan pendidikan asal. Pendaftaran secara kolektif dilakukan secara langsung ke satuan pendidikan yang dituju atau dapat dilakukan ke cabang dinas pendidikan sesuai wilayah dengan membawa dokumen yang dipersyaratkan.

Secara teknis, dasar utama proses seleksi PPDB menggunakan pertimbangan radius domisili calon peserta didik ke sekolah tujuan. Radius merupakan jarak antara dua titik koordinat domisili dan lokasi satuan pendidikan yang dituju. Radius diukur oleh panitia PPDB bagian input data di satuan pendidikan cengan menggunakan sistem IT-aplikasi PPDB.

Akan tetapi, khusus untuk proses seleksi pada SMK jalur prestasi dan jalur NHUN tidak menggunakan pertimbangan radius domisili calon peserta didik. Proses seleksi PPDB dilaksanakan secara otomatis dengan menggunakan sistem IT-Aplikasi PPDB yang berlangsung secara daring (online). Peserta dapat memantau proses seleksi tersebut pada alamat website ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Sedangkan untuk seleksi SLB dilakukan secara offline.

Pengumuman
Pengumuman hasil seleksi PPDB akan diinformasikan melalui media online pada situs web PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dengan alamat situs web ppdb.disdik.jabarprov.go.id. Hasil seleksi PPDB merupakan daftar urutan calon peserta didik yang terdapat pada laman resmi aplikasi PPDB online yang sesuai dengan kouta atau daya tampung.

Selain itu, untuk perkembangan tahap seleksi jalur NHUN dapat dilihat pada alamat website setiap dua hari setelah operator satuan pendidikan atau cabang dinas pendidikan wilayah melakukan input dan unggah (upload\ data calon peserta didik).

Kebocoran Soal USBN, Dinas Pendidikan Jawa Barat Diminta Buat Tim Investigasi

Agustus 26, 2018
•
Dinas Pendidikan Jawa Barat diminta segera membuat tim investigasi guna mengusut persoalan indikasi kebocoran soal dalam Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) 2018. Tim investigasi ini akan menelusuri titik-titik kelemahan distribusi soal.

Demikian terungkap dalam rapat dengan Komisi V DPRD Jabar dengan Disdik Jabar, Kantor Cabang Dinas, dan Dewan Pendidikan Jabar di DPRD Jabar Jalan Dipenogoro, Senin 26 Maret 2018.

Dalam pertemuan itu, Komisi V menyoroti persoalan indikasi kebocoran soal yang terjadi selama USBN sepekan terakhir. Ketua Komisi V Syamsul Bahri mengusulkan adanya tim investigasi itu, agar hal serupa tidak terulang di tahun-tahun mendatang.

“Saya setuju agar Disdik membentuk tim investigasi untuk mengusut kebocoran soal USBN tersebut,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi V Yomanius Untung khawatir peristiwa ini dimanfaatkan oleh beberapa pihak. Untung meyakini siswa sudah siap menjalani ujian. Namun, karena isu kebocoran soal USBN, siswa kembali menjadi korban.

“Oleh karena itu, ini harus diusut tuntas agar tidak terjadi kembali,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Jabar Wisnu Cahyadi mendukung pungusutan kebocoran soal USBN dilakukan secara tuntas. Hal itu untuk memberikan efek penjeraan bagi semua pihak yang terlibat dalam kebocoran soal USBN tersebut. Ia bahkan mengusulkan sanksi diberikan juga pada guru dan kepala sekolah bila ada yang terlibat dalam kebocoran soal USBN.

Kepala Disdik Jabar Ahmad Hadadi mengatakan telah melakukan langkah-langkah antisipasi setelah isu kebocoran beredar. Antara lain, mengecek ke beberapa sekolah yaitu SMA Negeri 15 Bandung, SMA Negeri 3 Cimahi dan SMK Garuda Nusantara. Hasilnya, tidak ditemukan kebocoran soal USBN di sekolah tersebut. Walaupun begitu, Hadadi dengan tegas akan memberikan sanksi kepada pihak-pihak yang terkait dengan kebocoran soal USBN tersebut. 

Pihak Disdik Jabar juga telah membuka layanan pengaduan kebocoran USBN. Laporan yang masuk sebagian besar berasal dari Kota Bandung. Namun itu tidak menutup kemungkinan terjadi juga di daerah lain.

Dikatakan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas, Yesa Sarwed, tim USBN Jawa Barat telah mengawal dan mendistribusikan soal sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan USBN 2018. Yesa menyebutkan telah menyosialisasikan kebijakan USBN dan berkoordinasi dengan LPMP, kantor wilayah, dan sekolah.



Beberapa tahap
Untuk master kisi-kisi semua mata pelajaran juga diterima Disdik Jabar untuk semua satuan pendidikan SDLB/MILB, SMPLB/MTsLB, dan SMALB/MALB. Selain itu, menerima master soal USBN mata pelajaran Pendidikan Agama serta Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi untuk SMA dan SMK.

Soal yang diterima dengan proporsi 20 persen - 25 persen soal USBN SMA dan SMK dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui laman USBN untuk diteruskan kepada Kepala SMA dan SMK.  Menurut Yesa, MGMP kota/kabupaten bertugas untuk menyusun, menelaah 75 persen soal berdasarkan kisi-kisi. Juga menelaah 75 persen soal usulan guru tiap sekolah. Ditambah, menganalisis kualitatif 75 persen soal USBN SMA dan SMK.

“Berdasarkan POS USBN 2018 tersebut, Dinas Pendidikan Jawa Barat menjadi fasilitator dalam pembuatan soal USBN. Usulan soal sebanyak 75 persen diusulkan oleh sekolah yang diwadahi oleh MGMP. Sedangkan, 25 persen sisanya berasal dari Kemdikbud. Dinas Pendidikan Jawa Barat menjadi fasilitator yang mengolah dan finalisasi soal USBN tersebut,” ucapnya. 

Selain itu, kata Yesa,  alur pendistribusian soal USBN 2018 ini terdiri dari beberapa tahap. Tahap pertama Dinas Pendidikan Jawa Barat memberikan soal kepada Kantor Cabang Dinas (KCD). Kedua, KCD memberikan soal kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Ketiga, MKKS mengundang Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) sekaligus penandatanganan intregritas untuk menerima soal USBN. Tahap terakhir adalah sekolah, kemudian sekolah memperbanyak soal tersebut.

“Pendistribusian soal diberikan berupa file dalam flashdisc yang berisi kisi-kisi yang sudah berisi indikator soal (indikator soal bersifat tertutup, artinya sudah menjurus pada soal -red), kartu soal, kunci jawaban dan password untuk membuka file setiap mata pelajaran,” ujarnya.

Penerimaan Siswa Baru 2018-2019

Agustus 26, 2018
•

 
Copyright © SMA Al-Azhar Kota Banjar. Designed by OddThemes & Best Wordpress Themes 2018